Berbagai Macam Penyakit Kelainan Proses Pembekuan Darah

Berbagai Macam Penyakit Kelainan Proses Pembekuan Darah

Saat Anda terkena luka, kulit akan mulai mengeluarkan darah dan beberapa waktu setelahnya akan membeku dengan sendirinya. Karena darahnya membeku, darah pun tidak akan mengalir lagi. Itulah yang disebut sebagai proses pembekuan darah. Proses tersebut di dalam dunia medis disebut sebagai koagulasi.

Proses koagulasi merupakan bagian dari salah satu mekanisme di dalam tubuh yang terjadi secara alami. Dengan kata lainnya yaitu hemostatis, adalah cara untuk menghentikan perdarahan yang dikarenakan pembuluh darah pecah saat kita mengalami luka atau cedera.

Penyakit Kelainan Pembekuan Darah

Proses pembekuan darah memiliki peran yang sangat krusial. Dengan adanya proses tersebut, darah tidak akan terus mengalir keluar dan akan membeku dengan sendirinya. Namun, jika prosesnya tidak berjalan sesuai yang seharusnya, maka orang tersebut sedang mengalami kelainan pada pembekuan darahnya.

Terdapat 3 jenis penyakit yang menjadi kelainan pada pembekuan darah. Berikut beberapa penyakit tersebut.

Hemofilia

Penyakit yang satu ini merupakan penyakit kelainan pembekuan darah yang faktor pembekuan darahnya tidak dapat mencukupi untuk melanjutkan ke proses lainnya. Karena faktor koagulasinya tidak mencukupi dari jumlah sel seharusnya, maka tubuh akan menjadi semakin mudah mengalami perdarahan ketika tubuh terkena luka atau cedera.

Defisiensi Faktor II, V, VII, X, XII

Selain hemofilia, defisiensi faktor II, V, VII, X, XII termasuk kelainan proses pembekuan darah dan sangat umum terjadi pada usia muda. Jika seseorang kekurangan salah satu faktor tersebut, maka perdarahan orang tersebut tidak akan normal.

Penyakit von Willbrand

Penyakit kelainan pembekuan darah lainnya yang sudah sangat umum terjadi yaitu von Willbrand. Sebenarnya von Willbrand sendiri merupakan salah satu faktor yang memiliki peran penting untuk membentuk sumbatan pada bagian pembuluh darah yang sedang pecah atau rusak akibat luka.

Namun, ada sebagian orang yang faktor tersebut tidak dapat berfungsi dengan baik. Ketika von Willbrand tidak dalam jumlah yang normal, pembentukan penyumbatan pada pembuluh darah tidak akan berjalan dengan seharusnya.

Dari ciri-ciri serta gejala yang dialami oleh seseorang ketika menderita penyakit kelainan proses pembekuan darah dapat tidak sama dengan satu sama lainnya. Hal tersebut tergantung dari jenis penyakit apa yang sedang dialami orangnya.

Jika Anda mulai mengalami muncul memar secara tiba-tiba, mengeluarkan lebih banyak darah saat menstruasi, sering mimisan, dan mudah mengalami perdarahan meskipun lukanya kecil, ada baiknya Anda segera konsultasi dengan dokter. Deteksi lebih awal akan lebih baik agar tidak menjadi lebih parah dan untuk mengantisipasi hal yang tidak diinginkan.

Perlu diingat, kalau perdarahannya sudah bertambah parah, akan mudah mengalami komplikasi penyakit lainnya, seperti emboli paru, penyakit jantung, serta stroke. Maka dari itulah, Anda perlu mewaspadainya sedini mungkin.

Dari penjelasan di atas, pastinya Anda sudah menjadi semakin paham, bukan dengan jenis-jenis penyakit proses pembekuan darah? Semoga informasi di atas bisa bermanfaat untuk Anda.